Right Issue Zebra Nusantara (IDX: ZBRA) Incar Rp1,3 triliun, Siapa Pembeli Siaga?
Tempias.com, JAKARTA- PT Zebra Indonesia Tbk (IDX: ZBRA) bersiap melaksanakan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. Perusahaan akan melepas sebanyaknya 1,7 miliar lembar saham atau setara 200 persen dari jumlah saham yang ada saat ini.
Berdasarkan prospektus right issue ZBRA yang dikutip, Selasa, 31 Agustus 2021 setiap saham memiliki nominal Rp 100. Dari pelaksanaan PUT II ini perusahaan akan mengantongi maksimal Rp 1,3 triliun. Harga pelaksanaan yang ditetapkan saat ini adalah Rp 812.
“Saham yang ditawarkan melalui right issue merupakan saham Kelas B baru dari portepel serta akan dicatatkan di PT BEI dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, saham-saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen) dengan saham lain Perseroan yang telah disetor penuh,” tulis direksi dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa, 31 Agustus 2021.
Saat ini proses right issue sedang berjalan. Para pemegang saham yang tercatat per 27 Agustus sudah bisa menebus saham baru ZBRA dengan perbandingan 1:2. Sedangkan periode perdagangan akan dimulai hari ini hingga 6 September 2021.
Baca Juga: Saham Karya Bersama (IDX: KBAG) Bangun dari Tidur, Ini Faktor Penggeraknya
Para pemegang saham ZBRA telah berkomitmen menyerap saham baru yang diterbitkan. PT Trinity Healthcare selaku pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali akan melaksanakan HMETD sebanyak 1,1 miliar saham. Selanjutnya PT European Hospital Development.akan menyerap 105,6 juta lembar saham diiikuti PT Jadegreen Equities sebanyak 105 juta saham.
PT Holistic Ventures yang juga menjadi pemegang saham mayoritas akan menyerap sebanyak 12,9 juta saham baru right issue. Dengan begitu, total pelaksanaan HMETD sebanyak 1,3 miliar saham akan dilakukan dengan cara penyetoran dalam bentuk lain selain uang, berupa penyerahan (inbreng) sebanyak 7,3 miliar saham atau setara dengan 99 persen dari seluruh modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam DNR.
“Jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah Saham Baru yang tidak dilaksanakan dan/atau diambil bagian oleh pemegang HMETD, maka PT Trinity Healthcare sebagai Pembeli Siaga akan membeli sebanyak-banyaknya 6.157.635 lembar saham,” tulis manajemen dalam prospektus.
BACA JUGA: IPO Indo Oil (IDX: OILS) 6 September 2021, Simak Harga Pelaksanaan & Jadwal Lengkapnya
Kinerja Saham ZBRA
Saat ini harga saham ZBRA di lantai bursa berada di kisaran Rp 900. Pada perdagangan Senin, harga saham ZBRA ditutup pada Rp 915, naik 19,5 persen dibanding perdagangan Senin, 2 Agustus 2021 Rp 765.
Sedangkan dalam perdagangan sepekan terakhir harga saham ZBRA sempat mencapai Rp 1.305. Kenaikan harga saham ZBRA ini terutama terjadi setelah Investor Yusuf Mansur turut memborong saham ZBRA.
Yusuf Mansur menilai PT Zebra Nusantara Tbk yang memiliki anak usaha DNR Corporation yang bergerak di bidang logistik online dan offline memiliki prospek yang bagus. DNR sudah berpengalaman panjang di bidang distribusi alat kesehatan dan farmasi dan kini tercatat memiliki 47 gudang di 32 provinsi.
