Sosok

Profil Leonardo ‘Leo’ Henry Gavaza, Direktur Keuangan Askrindo Ditunjuk Awal Pemerintahan Prabowo

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Indonesia Financial Group (IFG) resmi mengangkat Leonardo ‘Leo’ Henry Gavaza sebagai Direktur Keuangan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).

Leonardo menggantikan Liston Simanjuntak berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Nomor SK-281/MBU/11/2024 dan Nomor 19/KepSir-PS/BPUI/XI/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Asuransi Kredit Indonesia. Penunjukan ini juga mengubah struktur Direksi Askrindo

Sekretaris Perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 November 2024 menyatakan pengangkatan Leonardo mencerminkan komitmen IFG dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas operasional, dan keuangan, serta strategi bisnis yang berkelanjutan di anak perusahaannya. Sistha juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Liston Simanjuntak selama masa jabatannya.

Lalu bagaimanakah Profil Karier Leonardo Henry Gavaza, yang dipercaya holding dan Kementerian BUMN menjadi direktur keuangan Askrindo?

Dikutip dari Linkedin, Leonardo memiliki rekam jejak yang kuat di bidang keuangan. Sebelum diangkat sebagai Direktur Keuangan Askrindo, ia menjabat sebagai Corporate Finance Division Head di IFG sejak November 2020. Dalam peran tersebut, Leonardo memimpin tiga fungsi utama yakni pengelolaan penggalangan dana, pengawasan portofolio investasi, serta perencanaan dan pemantauan keuangan grup.

Dalam karirnya di IFG, Ia turut berperan besar dalam menggalang dana sebesar Rp36,7 triliun dalam 3 tahun melalui berbagai instrumen, termasuk penyertaan modal pemerintah, pinjaman bank, dan Medium-Term Notes (MTN). Leonardo juga berperan meningkatkan peringkat korporasi IFG dari idAA- menjadi idAAA dari Pefindo pada tahun 2020 dan mempertahankannya hingga 2024.

Sebelum bergabung di IFG, Leonardo memiliki pengalaman sebagai Konsultan Manajemen di McKinsey & Company (2019–2020), tempat ia terlibat dalam transformasi bisnis bancassurance, perencanaan strategi 5 tahun perusahaan energi, serta implementasi inisiatif efisiensi biaya. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Assistant Vice President di Departemen Riset Bahana Sekuritas (2011–2017) dan Analis Riset di Bahana TCW Investment Management (2010–2011).

Dari sisi pendidikan, Leonardo meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari NYU Stern School of Business dengan predikat Dean’s List sebagai penerima Beasiswa LPDP. Selama kuliah, ia aktif sebagai Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di New York (Permias NYC) dan Co-chair South East Asia MBA Weekend. Sebelumnya, ia memperoleh gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam bidang Teknik Industri, di mana ia juga menerima Beasiswa Unggulan Aktivis dari Kementerian Pendidikan RI.

Dengan penetapan ini maka susunan direksi Askrindo akhir November 2024 adalah sebagai berikut:

  • Kun Wahyu Wardana: Direktur Kepatuhan, SDM & Manajemen Risiko
  • Fankar Umran: Direktur Utama
  • Budhi Novianto: Direktur Bisnis
  • Leonardo Henry Gavaza: Direktur Keuangan
  • Vincentius Wilianto: Direktur Teknik

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com